minozaddict


Pages

  • Beranda

Oppa Lee Min Ho

Oppa Lee Min Ho

About Me

Foto Saya
Minozaddict
i like simple style and I proud to be MINOZ :) want to make and see you smile-everytime with me ^-^ just one, my wish .. I hope, I can meet you someday, we learn about life together and we try new something together ヽ(^。^)ノ I don't know where, when, and how I meet you.. but, I believe it will happen in our life ツ faith for yesterday, today, tomorrow, an forever ∞
Lihat profil lengkapku

About this blog

Blog Archive

  • ▼  2013 (14)
    • ►  Maret (3)
    • ▼  Januari (11)
      • Lee min ho greeting indonesia
      • Sinopsis novel "Sang Pemimpi"
      • Sinopsis novel "Perahu Kertas"
      • sinopsis novel "Laskar Pelangi"
      • Lirik lagu "Live While We're Young"
      • Fakta Lee Min Ho
      • Zayn Malik
      • Lee Min Ho
      • perjalanan pemerintahan Indonesia orde lama hingga...
      • fakta Korea Selatan dan Seoul
      • Namsan Seoul Tower

About Us

Total Pageviews

Sparkline
  • Beranda
animasi bergerak gif
My Widget
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

  • fakta Korea Selatan dan Seoul
    --> Fakta Korea Selatan ::  1. Orang Korea suka makan bawang putih karna dipercaya dapat menetralkan darah.. 2. Orang korea ja...
  • perjalanan pemerintahan Indonesia orde lama hingga reformasi
    Orde baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan orde lama yang merujuk kepada era...
  • Namsan Seoul Tower
    --> Tradisi unik pasang gembok di sebuah tempat istimewa di Seoul, Korea selatan . Namsan Seoul Tower namanya. Menara Namsan Seoul d...
  • 5 Kartun Weekend Populer
    1.   Detektif Conan Film ini merupakan sebuah film yang menceritakan tentang seorang pemuda yang bernama Shinichi Kudo, Kudo merupakan o...

Followers

Selasa, 22 Januari 2013

perjalanan pemerintahan Indonesia orde lama hingga reformasi


Orde baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan orde lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama.
Orde Baru berlangsung dari tahun 1966 hingga 1998. Dalam jangka waktu tersebut, ekonomi Indonesia berkembang pesat meskipun hal ini terjadi bersamaan dengan praktik korupsi yang merajalela di negara ini. Selain itu, kesenjangan antara rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar.
Pada 1968, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai presiden, dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998.
Presiden Soeharto memulai "Orde Baru" dalam dunia politik Indonesia dan secara dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh Soekarno pada akhir masa jabatannya.
Salah satu kebijakan pertama yang dilakukannya adalah mendaftarkan Indonesia menjadi anggota PBB lagi. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB", dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28 September 1966, tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya.
Pada tahap awal, Soeharto menarik garis yang sangat tegas. Orde Lama atau Orde Baru. Pengucilan politik - di Eropa Timur sering disebut lustrasi - dilakukan terhadap orang-orang yang terkait dengan Partai Komunis Indonesia. Sanksi kriminal dilakukan dengan menggelar Mahkamah Militer Luar Biasa untuk mengadili pihak yang dikonstruksikan Soeharto sebagai pemberontak. Pengadilan digelar dan sebagian dari mereka yang terlibat "dibuang" ke Pulau Biru.
Sanksi nonkriminal diberlakukan dengan pengucilan politik melalui pembuatan aturan administratif. Instrumen penelitian khusus diterapkan untuk menyeleksi kekuatan lama ikut dalam gerbong Orde Baru. KTP ditandai ET (eks tapoll).
Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer. DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer, khususnya mereka yang dekat dengan Cendana. Hal ini mengakibatkan aspirasi rakyat sering kurang didengar oleh pusat. Pembagian PAD juga kurang adil karena 70% dari PAD tiap provinsi tiap tahunnya harus disetor kepada Jakarta, sehingga melebarkan jurang pembangunan antara pusat dan daerah.
Soeharto siap dengan konsep pembangunan yang diadopsi dari seminar Seskoad II 1966 dan konsep akselerasi pembangunan II yang diusung Ali Moertopo. Soeharto merestrukturisasi politik dan ekonomi dengan dwi tujuan, bisa tercapainya stabilitas politik pada satu sisi dan pertumbuhan ekonomi di pihak lain. Dengan ditopang kekuatan Golkar, TNI, dan lembaga pemikir serta dukungan kapital internasional, Soeharto mampu menciptakan sistem politik dengan tingkat kestabilan politik yang tinggi.
Eksploitasi sumber daya Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Diposting oleh Minozaddict di 03.39
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
@ 2011 minozaddict; Theme design : Ray Creations