Sabtu, 09 Maret 2013
5 Kartun Weekend Populer
1. Detektif Conan
Film ini merupakan sebuah film yang menceritakan tentang seorang
pemuda yang bernama Shinichi Kudo, Kudo merupakan orang yang sangat di incar
oleh para penjahat sehingga Kudo di berikan sebuah obat yang membuatnya menjadi bertubuh
kecil.
Karena film ini banyak sekali para anak yang ingin bercita-cita
menjadi dektetif dan tak sedikit anak yang selalu meniru gerakan Conan (Kudo). --selengkapnya lihat postku yang conan
2. Dragon Ball Z
Film
yang selalu di tunggu setiap hari minggu, bahkan yang lebih mengherankannya
lagi film ini episodenya sangat panjang bahkan dahulu dari saya SD hingga SMK
film ini belum berakhir juga.
Film
ini menceritakan seorang anak bernama Goku yang di temukan oleh seorang kakek
bernama Gohan, lalu Goku berpetualang dan menjadi lebih kuat. Goku bukanlah seorang makhluk bumi
kecuali dia adalah orang dari suku Saiyan di luar bumi.
3. Doraemon
Film ini sih sudah lama diputar bahkan dari tahun 1980-an, kartun ini sangatlah di tunggu-tunggu setiap jam 8 pagi di RCTI. Nobita dan Doraemon adalah ciri khas dari film kartun ini, tapi katanya film ini berakhir.
4. Crayon Sinchan
Sinchan memang sangat lucu, namun pada awal terlirisnya film ini di Indonesia
banyak orang tua yang tidak setuju karena tokoh Sinchan yang diperankan
memiliki sifat yang terlalu dewasa.
5. Pokemon
Pokemon adalah film yang cukup populer, film ini menceritakan tentang petualangan anak bernama Satosi yang ingin menjadi trainer pokemon nomor satu di dunia. Banyak sekali pertandingan pokemon yang dihadapinya, tapi tidak semua pertandingan itu di menangkan oleh Satosi.
Harlem Shake mendunia?
Harlem Shake adalah sebuah meme Internet yang popularitasnya meledak di YouTube pada bulan Februari 2013. Meme ini muncul dalam bentuk video yang dibuat ulang terus-menerus dengan konsep yang sama.
Bentuk seni meme ini tampak dalam sebuah video yang diunggah tanggal 2 Februari oleh The Sunny Coast Skate, geng lima remaja asal Queensland, Australia. Video para remaja tersebut merupakan tanggapan untuk video buatan Filthy Frank, seorang vlogger komedi YouTube.Video tersebut menampilkan beberapa sosok berkostum menari diiringi lagu "Harlem Shake" karya Baauer.
Konsep
Video ini berdurasi 31 detik dan disertai potongan lagu "Harlem Shake"
karya musisi elektronik Baauer.
Biasanya, video Harlem Shake dimulai dengan satu orang (memakai helm atau
topeng) menari sendiri diiringi lagu selama 15 detik, dikelilingi orang-orang
yang tidak peduli dengan si penari. Setelah bassnya drop,
adegan video berubah menjadi kerumunan orang yang menari tidak jelas selama 15
detik. Gaya menari ini tidak sama dengan tarian Harlem
Shake yang asli. Selain itu, di paruh kedua video, biasanya para
penari setengah telanjang atau memakai kostum aneh sambil memainkan suatu benda
Tanggapan awal
Sejumlah komentator membanding-bandingkan Harlem Shake dengan "Gangnam Style".Majalah bisnis Forbes menjelaskan bahwa tidak seperti "Gangnam
Style" dan hits terkenal lainnya tahun 2012, Harlem Shake cenderung
dikelompokkan sebagai meme karena tarian di setiap video tidak seragam.Martin Talbot, Direktur Pelaksana The Official Charts Company di Britania Raya, menyebut "Harlem Shake" sebagai suatu "fenomena" dan "video masyarakat" pertama yang melejitkan popularitas sebuah lagu. Layaknya "Gangnam Style", sebelumnya selalu ada video awal buatan seorang seniman yang akan memulai musim tarian dan langsung diadopsi para penggemarnya.
Kelangsungan
Majalah The
Atlantic menyatakan "meme ini sudah tewas" setelah
program televisi Today menyiarkan Harlem Shake versi
mereka sendiri pada tanggal 13 Februari. The Los Angeles Times menyebutkan alasan mengapa mereka pikir meme ini hampir mencapai puncaknya, beberapa di antaranya adalah pergeseran makna sejati meme, adopsi oleh sebaran usia yang beragam (termasuk lansia), versi korporat yang sudah dikoreografi oleh agen iklan dan departemen pemasaran, kebosanan para penari di video, dan perpindahan dari formula aslinya (seperti pemakaian beberapa sudut kamera dan efek visual)
Conan Edogawa
Shinichi Kudo adalah tokoh utama dalam serial anime dan manga Detektif Conan, yang dikenal di Amerika Serikat dan Kanada sebagai Case Closed. Viz meromanisasi nama aslinya menjadi Shin'ichi Kudo sedangkan situs web Shogakukan meromanisasinya sebagai Shinichi Kudoh.
Selanjutnya dalam cerita Detektif Conan, tubuh Shinichi mengecil karena racun APTX 4869 dan dia menyamarkan namanya sebagai Conan Edogawa
Kehidupan Awal sebagai Sinichi Kudo
Shinichi adalah anak dari pasangan Yusaku Kudo,
seorang novelis misteri terkenal dan Yukiko Kudo,
mantan bintang film terkenal. Dia adalah seorang yang jenius, dan dari usia
muda telah sangat intuitif. Ayahnya sering membuatkan puzzle dan permainan
untuk mengasah kemampuan berpikirnya.
Akibat pengaruh ayahnya, dia telah
lama menjadi penggemar berat buku terutama novel misteri-- dia telah
membaca seluruh koleksi novel misteri yang ada di perpustakaan sekolah dasarnya
pada saat ia duduk di bangku sekolah dasar. Yusaku juga sering membawa Shinichi
ke tempat kejadian kriminal sampai ketika ia berada pada kelas 6 sekolah dasar
Ini membuat Shinichi gemar menginvestigasi kasus kriminal dan karena itu,
temannya seperti Ran dan Sonoko
menjulukinya penggila misteri secara sepintas
Hidupnya antara usia 6 hingga 16
kurang jelas terdokumentai. Selama ia di sekolah menenegah, ia merupakan pemain tengah
utama di tim sepak bola sekolahnya. Kepala tim sepak bolanya
jatuh cinta padanya, namun ia menolaknya, karena pada kenyataannya, ia secara
rahasia mencitai Ran
Orang tuanya pindah ke Amerika
Serikat ketika ia berusia 14 tahun, saat dirinya tidak berada di
Tokyo.
Pada seri pertama, Shinichi adalah
seorang pelajar SMU Teitan berusia 17 tahun. Dia telah menjadi detektif
terkenal dan telah banyak menyelesaikan kasus yang sulit, dan dikenal sebagai the
saviour of the police force. Pada tahun yang sama, dia meninggalkan tim
sepak bola walaupun kemampuannya setara dengan tingkat nasional Dia mengatakan
bahwa dia menyukai sepak bola karena untuk melatih refleksnya-- seperti
idolanya, Sherlock Holmes yang berlatih memanah--
untuk mengasah kemampuan detektifnya dia bercita-cita menjadi the Sherlock
Holmes of the Heisei era.
Shinichi dikenal memiliki
ketidakmampuan untuk bernyanyi; tetapi karena ia masih dapat mengerti berbagai not musik, dia tidak dapat
dikatakan buta nada.
Dia dapat berbahasa Inggris,
terlihat saat ia bercakap dan menterjemahkan untuk seorang diplomat Amerika
Serikat.
Dalam Case Closed, Namanya menjadi
Jimmy Kudo. Karena alasan pelafalan.
Sebagai
Conan Edogawa
Pada awal dari seri, Shincihi
membawa teman baiknya, Ran, ke sebuah taman hiburan
yang bernama "Tropical Land," untuk merayakan kemenangan Ran pada
Kejuaraan Karate Metropolitan. Dia kemudian menyelesaikan sebuah kasus
pembunuhan dengan pemenggalan yang terjadi pada kereta "Mystery
Coaster" yang mereka tumpangi. Setelah mereka meninggalkan taman hiburan,
Shinichi melihat transaksi mencurigakan antara seorang tak dikenal dengan seorang yang berpakaian hitam di daerah
tersembunyi dekat taman hiburan. Dia meninggalkan Ran, yang disuruhnya pulang,
dan diam-diam mendekati tempat transaksi itu. Saat ia berusaha mendengar
percakapan antar 2 orang itu-- sebuah pemerasan yang bernilai 100 juta yen
dia tidak melihat ada seseorang menyelinap di belakangnya. Seseorang itu, orang lain yang berbaju hitam, menyerang
kepalanya dengan pipa besi, dan kemudian memaksanya untuk menelan obat yang
masih dalam tahap percobaan. Mereka kemudian meninggalkannya dengan anggapan
bahwa dia telah mati. Obat ini, dikenal sebagai APTX 4869,
sangat ampuh dan dirancang untuk membunuh orang tanpa meninggalkan bekas
keberadaan korban setelah mati. Namun, Shinichi tidak mati, yang terjadi adalah
efek samping dari obat itu. Perlahan-lahan dan dengan rasa sakit tubuhnya
mengecil, mengembalikan tubuhnya seperti saat ia berusia 6 atau 7 tahun. Dengan
putus asa dan bingung, Shinichi pulang ke rumahnya dan berlari ke rumah
tetangganya, sekaligus teman dekat keluarganya profesor Agasa.
Profesor Agasa orang yang baik, tetapi ia adalah seorang ilmuwan yang aneh, dan
walaupun ia telah pensiun, dia tetap sering menciptakan alat baru yang nantinya
akan membantu Shinichi menyesuaikan diri hidup sebagai anak-anak kembali ketika
menyelesaikan kasus.
Shinichi mencoba memberitahunya apa
yang terjadi dan meyakinkan bahwa dia diberikan obat yang membuat dirinya
mengecil oleh orang berjubah hitam. Profesor Agasa memberitahu Shinichi agar
merahasiakan identitias aslinya, karena jika orang berjubah hitam itu, yang
kemudian disebut Organisasi Hitam, tahu
bahwa dirinya masih hidup, mereka akan datang kembali dan membunuhnya, juga
orang-orang yang dekat dengannya-- termasuk teman-temannya dan keluarganya. Profesor
Agasa dan Shinichi juga khawatir karena tidak ada mayat ditemukan. Conan setuju
bahwa sampai ia mempelajari banyak tentang mereka, lebih baik jika tetap
membiarkan orang-orang beranggapan bahwa Shinichi telah mati. Dia juga tidak
ingin Ran ikut terlibat.
Ran kemudian pergi ke rumah Shinichi
(di mana Agasa dan Shinichi berada) mencarinya karena ia khawatir, dan melihat
Shinichi kecil. Dia berpikir bahwa ia lucu dan bertanya namanya. Shinichi
dengan cepat mencari dan kemudian mendapatkan nama samaran, Conan Edogawa
(江戸川 コナン, Edogawa
Conan?) , dari nama Arthur Conan Doyle dan Edogawa Rampo.
Profesor Agasa memberitahu Ran bahwa dia adalah saudara jauh yang orang tuanya
terkena kecelakaan di luar negeri dan lebih baik jika dia tinggal bersama Ran,
karena Agasa tidak tahu banyak caranya mengurus anak. "Conan"
kemudian tinggal bersama Ran dan Ayahnya, Kogoro Mouri,
seorang detektif pribadi, dengan harapan tinggal bersama detektif, dia dapat
mengikuti kasus-kasus dan mendapatkan petunjuk mengenai "Organisasi
Hitam". Sayanganya, Detektif Mouri tidak kompeten sehingga akhirnya
Shinichi yang biasanya menyelesaikan kasus untuknya. Shinichi kadang-kadang
membius Kogoro dengan sebuah jam tangan yang dapat menembakkan peluru bius dan
menggunakan dasi kupu-kupu pengubah
suara unutk berbicara dengan suara Kogoro. Karena itu, Kogoro menjadi terkenal
karena analisanya yang menakjubkan. Kasus perlahan-lahan menjadi banyak dan
kadang-kadang memberikan petunjuk terhadap Organisasi Hitam.
Untuk menjaga rahasia Conan,
Profesor Agasa memasukkan Conan ke Sekolah Dasar Teitan, di mana Conan berteman
dengan 3 teman sekelasnya, Ayumi Yoshida, Genta Kojima,
dan Mitsuhiko Tsuburaya. Kemudian mereka
bersama-sama membentuk Junior Detective League (少年探偵団, Shōnen Tantei-dan?). Conan menyadari walaupun
anak-anak ini benar-benar anak-anak, mereka cerdik dan sering membantunya
memecahkan kasus sulit.
Conan juga berteman dengan 灰原哀 (Ai Haibara?),
yang dibesarkan dalam Organisasi Hitam dan
merupakan mantan anggota dari organisasi itu bersama kakak perempuannya. Nama
aslinya adalah Shiho Miyano, seorang ilmuwan biologi dan merupakan pencipta
APTX 4869. Dia meminum obat tersebut untuk bunuh diri setelah kakaknya dibunuh
oleh orang yang sama dengan orang yang menyerang dan mengecilkan Shinichi, saat
dia sedang merancanakan untuk keluar dari organisasi bersama dengan Shiho. Obat
itu juga berefek sama padanya, dan juga kembali menjadi anak-anak. Dengan
penampilannya yang seperti anak-anak, dia meninggalkan organisasi, dan kemudian
Profesor Agasa menemukan dan membawanya untuk tinggal bersamanya. Dia menjadi
rekan Conan yang berharga. Dia melanjutkan penelitian penawar dari APTX 4869.
Conan kembali ke tubuh normal
beberapa kali. Pertama kali saat episode 48-49 di mana ia berubah kebentuk
normal unutk beberapa saat setelah meminum alkohol ketika ia demam. Dia kembali
menjadi Conan setelah menyelesaikan kasus. Berikutnya pada episode 191- 193
(Bab 3-7 volume 26), di mana ia kembali ke bentuk normal dalam 2 hari setelah
meminum prototipe penawar APTX 4896. Dia menyelesaikan 2 kasus, dan menikmati
kencan yang tidak selesai dengan Ran di restoran di mana ayahnya melamar ibunya.
Pada seri ke 647 to 654, Conan kembali ke bentuk normal pada saat membantu
memecahkan kasus. Dia secara tidak sengaja meminum prototipe penawar APTX 4896,
karena menggangap itu obat demam dan kembali menjadi Shinichi. Setelah kasus
terpecahkan, waktunya telah habis dan ia bersembunyi di toilet dari
teman-temannya. Ai memberikan penawar kedua, dan memberikan waktu 24 jam lagi
menjadi Shinichi. Ai memperingatkan bahwa karena sistem imunitas, obat itu
tidak akan bertahan 24 jam seperti sebelumnya. Pada akhirnya, Shinichi kembali
menjadi Conan setelah 4 jam.
Shinichi Kudo (Conan Edogawa)
mengidolakan Hide, pemain sepak bola dalam Detektif Conan, dan Ray
Curtis, pemain sepak bola yang berasal dari Eropa.
Daftar
karakter yang mengetahui identitas asli Conan
Sampai pada volume 70 & film
tuturan ke-16, total 10 orang telah mengetahui identitas asli dari Conan,
yaitu:
- Hiroshi Agasa, tetangganya, mengetahui pada
file 2 volume 1. Shinichi yang menyusut meyakinkan Agasa bahwa dirinya
adalah benar-benar Shinichi.
- Yusaku Kudo dan Yukiko
Kudo, orang tua Shinichi, mendengar dari Agasa pada volume 6,
setelah mendapatkan bahwa rumahnya kosong.
- Heiji Hattori, detektif dari Osaka,
mengetahuinya pada volume 13, karena ia mengetahui Conan berbicara dengan
suaranya setelah dirinya sadar kembali, sebelumnya ia di bius dengan
peluru bius milik Conan.
- Ai Haibara, mantan anggota Organisasi
Hitam, dia mengetahui bahwa Shinchi mengecil saat mengetahui baju katika
Shinichi masih kecil menghilang setelah mengetahui tubuh Shinichi tak
pernah ditemukan dan APTX 4869 telah menyusutkan marmot dalam
eksperimen.
- Eisuke Hondou mengetahuinya pada volume
60, setelah berhasil menjebak Conan untuk mengatakan yang sebenarnya.
- Vermouth, entah bagaimana bisa
mengetahuinya. Namun, dia tidak memberitahukannya pada organisasi karena
Shinichi pernah menyelamatkannya.
- Kid si pencuri, di cerita asli oleh Aoyama
Gosho tidak pernah menyebutkan secara langsung bahwa Kid
mengetahui identitas asli Conan. Namun pada awal cerita pada film tuturan
yang menampilkan Kid si pencuri (contohnya film ke-10) menyebutkan bahwa
Kid mengetahui identitas asli Conan.
Telah meninggal
- Akemi Miyano, kakak perempuan Ai
Haibara. Conan memberitahunya saat ia kritis.
- Hiroki Sawada pada Detective
Conan: The Phantom of Baker Street; Ia mengetahui hal ini
karena ia menggunakan proyek yang berhasil menelusuri keterkaitan gen
dalam proyek Bahtera Nuh. Ia menemukan kesamaan gen antara Yusaku Kudo
yang terlibat dalam proyek ini. Tentu saja keterkaitan gen ini membuktikan
bahwa Conan adalah anak dari Yusaku yang tak lain adalah Shinichi Kudo.
- Irish, seorang anggota Organisasi Hitam baru yang
diperkenalkan pada film layar lebar ke-13 yaitu Detective Conan: The Raven
Chaser, dia menganalisis sidik jari Conan pada prakarya di SD
Teitan dan sidik jari Shinichi pada kostum drama di SMA Teitan. Irish
meninggal karena ditembak oleh Chianti,
seorang sniper dari Organisasi Hitam. Sebelum meninggal, dia menyamar
menjadi kolonel Matsumoto.
Langganan:
Komentar (Atom)





